Foto: Liputan6.com/Arief Rahman
KORAN EDUKASI — Danantara Indonesia Trust menyiapkan program beasiswa bagi 800 mahasiswa sarjana dan vokasi di bidang sains, teknologi, teknik, matematika, dan kesehatan. Program lain memberikan dukungan biaya pendidikan dan biaya hidup bagi 1.343 tenaga medis dan kesehatan.
Chief Executive Officer Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan lembaganya berkomitmen memberikan pendanaan minimal 100 juta dolar AS per tahun kepada Danantara Indonesia Trust. Dengan asumsi kurs Rp17.900 per dolar AS yang digunakan sumber, nilainya sekitar Rp1,79 triliun.
Empat kampus terlibat dalam Asa Nusantara
Beasiswa 800 mahasiswa dijalankan melalui program Asa Nusantara bersama Universitas Andalas, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Universitas Hasanuddin. Komitmen program direncanakan berlangsung empat tahun hingga 2030.
Sumber belum memaparkan pembagian kuota per kampus, syarat akademik dan ekonomi, jadwal pendaftaran, maupun nilai bantuan setiap penerima. Karena itu, informasi ini belum dapat dianggap sebagai pembukaan seleksi dan calon peserta perlu menunggu pengumuman resmi dari penyelenggara atau kampus mitra.
Di sektor kesehatan, dukungan pendidikan menyasar 1.343 tenaga medis dan tenaga kesehatan. Tahap awal mencakup 358 penerima pada 2026 dan 985 penerima pada 2027, dengan sasaran fasilitas berupa 70 puskesmas, 131 rumah sakit daerah, dan 25 rumah sakit vertikal.
Pendanaan juga menyentuh sekolah dan sanitasi
Melalui program Air Setara bersama Plan Indonesia, Danantara Indonesia Trust menargetkan layanan air, sanitasi, dan kebersihan di 156 desa di Timor Tengah Selatan, Manggarai, dan Belu. Program menyebut sekitar 230.000 penerima manfaat, termasuk 86.700 siswa di 867 sekolah.
Skema tersebut menambah jalur perluasan akses pendidikan melalui beasiswa. Perbedaannya terletak pada sasaran lintas jenjang dan kaitan antara pendidikan, kebutuhan tenaga kesehatan, serta layanan dasar di sekolah.
Ketua Yayasan Danantara Indonesia Trust Nuraini Razak menekankan keberlanjutan kolaborasi. “Kami ingin memastikan bahwa setiap kolaborasi tidak berhenti pada satu program, tetapi turut membuka ruang bagi dampak yang lebih luas dan berkelanjutan,” ujar Nuraini Razak.
Komitmen pendanaan dan target penerima masih perlu diikuti mekanisme seleksi, penyaluran, serta pelaporan hasil. Ukuran keberhasilan tidak hanya jumlah penerima, tetapi juga kelulusan, penempatan tenaga kesehatan, dan keberlanjutan layanan air bersih di sekolah sasaran.





[…] Danantara Siapkan Beasiswa 800 Mahasiswa dan 1.343 Tenaga Kesehatan […]