Foto: Humas Universitas Jember/Mohamad Isriadi
KORAN EDUKASI — Universitas Jember menyiapkan Sistem Elektronik Layanan Administrasi Kelulusan atau SELARAS untuk mempercepat penerbitan ijazah mahasiswa. Sistem ini akan memindahkan proses verifikasi, persetujuan, dan penandatanganan dokumen dari alur manual ke layanan digital.
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi melaporkan pada 14 Oktober 2026 bahwa, jika validasi awal berjalan lancar, penerbitan ijazah ditargetkan selesai dalam tujuh hari kerja. Sosialisasi SIAKAD–SELARAS digelar secara daring pada hari yang sama dan melibatkan pimpinan fakultas, program studi, tenaga administrasi, unit layanan, serta mahasiswa tugas akhir.
Tanda tangan elektronik dan pemantauan lewat SIAKAD
Wakil Rektor Bidang Akademik UNEJ Prof. Drs. Slamin, M.Comp.Sc., Ph.D. menjelaskan skema digital dirancang untuk mengurangi penandatanganan dan paraf berulang. Sistem tanda tangan elektronik didukung keterhubungan dengan Balai Besar Sertifikasi Elektronik serta Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemdiktisaintek.
Melalui Sistem Informasi Akademik Terpadu, mahasiswa dapat memantau pemeriksaan data akademik, pemenuhan syarat kelulusan, penomoran ijazah, persetujuan, hingga tanda tangan elektronik. Dokumen digital juga dilengkapi kode QR untuk membantu pemeriksaan keaslian.
“Peralihan digital ini memangkas waktu proses hingga 80 persen,” ujar Dekan Fakultas Hukum UNEJ Prof. I Gede Widhiana Suarda.
Penerapan penuh masih menunggu penyesuaian
Mahasiswa direncanakan dapat mengunduh ijazah dan transkrip elektronik sebelum wisuda setelah dokumen disahkan. Ijazah fisik tetap dicetak pada kertas khusus dan diserahkan ketika prosesi wisuda berlangsung.
UNEJ masih menyelesaikan penyesuaian regulasi internal dan kerja sama penggunaan tanda tangan elektronik. Penerapan penuh ditargetkan pada periode wisuda berikutnya atau semester genap tahun akademik 2026/2027, sehingga target waktu tujuh hari belum merupakan hasil yang sudah berlaku untuk semua lulusan.
Aspek keamanan data juga menjadi perhatian. Pihak kampus menilai simulasi teknis bersama operator dan pimpinan fakultas perlu dilakukan sebelum sistem digunakan secara penuh.
Digitalisasi layanan kelulusan dapat mempersingkat jeda antara kelulusan dan penggunaan dokumen untuk melamar kerja atau melanjutkan studi. Informasi pendidikan tinggi lain dapat dibaca melalui laporan pendaftaran program pascasarjana yang telah diverifikasi Koran Edukasi.




