Minggu, 11 Oktober 2026
spot_img
BerandaEdu NewsRevitalisasi 1.737 Sekolah di Lampung Bernilai Rp1,3 Triliun, Proyek Ditargetkan Selesai Desember

Revitalisasi 1.737 Sekolah di Lampung Bernilai Rp1,3 Triliun, Proyek Ditargetkan Selesai Desember

spot_img

Foto: ANTARA/Hendra Kurniawan

KORAN EDUKASI — Sebanyak 1.737 sekolah di Provinsi Lampung menerima program revitalisasi satuan pendidikan pada 2026 dengan nilai anggaran sekitar Rp1,3 triliun. Pekerjaan dilakukan secara swakelola dan ditargetkan selesai pada November atau paling lambat pertengahan Desember 2026.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan data tersebut saat meninjau Sekolah Dasar Negeri 5 Metro Timur dan Sekolah Menengah Pertama Negeri 9 Metro, Kamis, 8 Oktober. Progres pekerjaan pada dua sekolah yang dikunjungi disebut telah mencapai sekitar 50 persen.

Dua Sekolah di Metro Masih Dikerjakan

SDN 5 Metro Timur memperoleh bantuan revitalisasi Rp1,84 miliar, sedangkan SMPN 9 Metro menerima Rp1,1 miliar. Pekerjaan meliputi rehabilitasi ruang kelas, perpustakaan, dan fasilitas lain yang masuk dalam rencana masing-masing sekolah.

“Pelaksanaan program revitalisasi satuan pendidikan ini dilakukan secara swakelola dan ditargetkan akan selesai pada bulan November atau paling lambat pertengahan Desember 2026,” ujar Abdul Mu’ti.

Di Kota Metro, program revitalisasi menjangkau 56 sekolah dengan total anggaran Rp34 miliar. Pelaksanaan di tingkat provinsi juga disebut menyerap sekitar 25 ribu tenaga kerja selama 2026.

Revitalisasi Berjalan Bersama Digitalisasi

Selain perbaikan fisik, Kemendikdasmen sebelumnya menyalurkan bantuan digitalisasi sekolah ke Lampung senilai Rp329 miliar pada 2025. Bantuan itu berupa 9.907 unit papan interaktif digital dan 9.887 laptop.

Kota Metro menerima 193 papan interaktif digital dan 193 laptop dengan nilai anggaran Rp6,4 miliar. Abdul Mu’ti juga menyatakan sekolah akan memperoleh tambahan tiga papan interaktif digital pada tahun ini, dengan distribusi ditargetkan selesai pada akhir Desember.

Secara nasional, pemerintah menyebut 71.744 sekolah menjadi penerima program revitalisasi satuan pendidikan pada 2026. Perkembangan pemulihan fasilitas belajar di daerah lain dapat dibaca dalam laporan Koran Edukasi tentang percepatan pemulihan sekolah terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur.

RELATED ARTICLES

1 KOMENTAR

Komentar ditutup.

- Advertisment -spot_img

Koran Edukasi

spot_img