Kamis, 1 Oktober 2026
spot_img
BerandaEdu NewsSimulasi TKA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Link dan Durasi Tes

Simulasi TKA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Link dan Durasi Tes

spot_img

Foto: Dok. Kemendikdasmen

KORAN EDUKASI — Siswa SMA dan sederajat masih dapat mengikuti simulasi Tes Kemampuan Akademik atau TKA 2026 hingga 27 September. Latihan tersedia untuk mata pelajaran wajib maupun pilihan dan dapat dikerjakan secara mandiri di rumah.

Simulasi membantu peserta mengenali tampilan sistem ujian, cara berpindah soal, penggunaan token, serta batas waktu pengerjaan. Latihan ini penting agar waktu ujian tidak habis hanya karena peserta belum terbiasa dengan antarmuka tes.

Link resmi simulasi TKA 2026

Simulasi dapat diakses melalui laman resmi Pusat Asesmen Pendidikan di pusmendik.kemendikdasmen.go.id/tka/simulasi_tka. Peserta perlu memilih jenjang dan mata pelajaran, lalu menekan tombol mulai simulasi.

Sistem akan menampilkan data masuk dan token. Setelah itu, peserta mengisi data yang diminta, memeriksa nama tes serta alokasi waktu, kemudian memulai pengerjaan. Pada akhir simulasi, peserta dapat meninjau hasil dan membandingkan jawabannya dengan kunci.

Durasi dan jumlah soal

  • Bahasa Indonesia: 30 soal dengan waktu 75 menit.
  • Bahasa Inggris: 30 soal dengan waktu 75 menit.
  • Matematika: 25 soal dengan waktu 75 menit.
  • Mata pelajaran pilihan: 25 soal dengan waktu 60 menit untuk setiap mata pelajaran.

Mata pelajaran wajib dijadwalkan satu per hari. Integrasi TKA dengan Asesmen Nasional juga membuat peserta perlu memperhatikan keseluruhan rangkaian kegiatan, bukan hanya durasi pengerjaan soal utama.

Cara memanfaatkan simulasi

Peserta sebaiknya mengerjakan latihan dalam kondisi menyerupai ujian: menyiapkan perangkat, memastikan koneksi stabil, tidak membuka bahan lain, dan mengikuti waktu yang tersedia. Catat jenis soal yang paling banyak menyita waktu untuk menjadi bahan evaluasi sebelum tes.

Simulasi bukan penentu kelulusan, tetapi dapat dipakai untuk mengukur kecepatan dan ketelitian. Sekolah juga dapat menjadikannya bahan pendampingan, terutama bagi siswa yang belum terbiasa mengerjakan asesmen berbasis komputer.

Peserta perlu memahami pula perubahan pelaporan hasil. Koran Edukasi sebelumnya merangkum rentang skor TKA 2026 untuk SMA, SD, dan SMP agar siswa dan orang tua tidak keliru membaca hasil tes.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Koran Edukasi

spot_img