Kamis, 1 Oktober 2026
spot_img
BerandaFashionBeasiswa35 Mahasiswa Baru IPB Terima Beasiswa Dua Semester dan Kesempatan Magang

35 Mahasiswa Baru IPB Terima Beasiswa Dua Semester dan Kesempatan Magang

spot_img

Foto: Istimewa

KORAN EDUKASI — Sebanyak 35 mahasiswa baru IPB University dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi terpilih menerima Beasiswa Pendidikan Tinggi McD. Dukungan awal diberikan selama tahun pertama kuliah melalui kolaborasi McDonald’s Indonesia dan Yayasan Alumni Peduli IPB.

Program tersebut tidak hanya menanggung biaya pendidikan selama dua semester pertama. Penerima juga memperoleh voucher makanan, pelatihan, kesempatan magang, dan pengenalan langsung terhadap dunia kerja.

Dukungan pada masa transisi kuliah

Tahun pertama sering menjadi masa yang menentukan bagi mahasiswa baru. Selain beradaptasi dengan pembelajaran di perguruan tinggi, sebagian mahasiswa harus menghadapi tekanan biaya hidup dan kebutuhan akademik secara bersamaan.

Karena itu, bantuan pada fase awal dapat membantu mahasiswa menjaga keberlanjutan studinya. Pelatihan dan pengalaman kerja juga memberi nilai tambah, asalkan pelaksanaannya tidak mengganggu kewajiban akademik.

Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University Deni Noviana berharap pengalaman tersebut membantu mahasiswa menyiapkan diri menjadi pemimpin masa depan. Pernyataan itu disampaikan dalam siaran pers yang dikutip SINDOnews pada Rabu, 23 September 2026.

Mayoritas penerima beasiswa membutuhkan dukungan

IPB University mencatat bahwa pada 2025, sebanyak 71,74 persen penerima beasiswa di kampus tersebut berasal dari keluarga yang membutuhkan dukungan. Yayasan Alumni Peduli IPB juga menyebut kebutuhan bantuan pendidikan masih tinggi dan telah menjalankan program beasiswa sejak 2016.

Salah satu penerima tahun ini adalah Silha Napisah, mahasiswa baru Fisika. Ia menjadi orang pertama di keluarga besarnya yang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi setelah mempertahankan prestasi akademik dan membantu keluarga dengan mengajar les privat.

Beasiswa perlu disertai pendampingan

Biaya kuliah merupakan bagian penting, tetapi bukan satu-satunya kebutuhan mahasiswa dari keluarga rentan. Pendampingan akademik, dukungan kesehatan mental, jaringan pertemanan, serta informasi tentang peluang pengembangan diri ikut memengaruhi kemampuan mereka bertahan dan lulus tepat waktu.

Kampus dan pemberi beasiswa perlu menetapkan indikator yang jelas, mulai dari keberlanjutan studi sampai manfaat pelatihan dan magang. Evaluasi semacam ini membantu memastikan program benar-benar memperluas akses, bukan hanya memberikan bantuan sesaat.

Perluasan akses juga berkaitan dengan ketepatan sasaran bantuan pemerintah. Pembaca dapat melihat pembahasan Koran Edukasi mengenai usulan perbaikan verifikasi ekonomi calon penerima KIP Kuliah.

RELATED ARTICLES

1 KOMENTAR

Komentar ditutup.

- Advertisment -spot_img

Koran Edukasi

spot_img