Kamis, 1 Oktober 2026
spot_img
BerandaEdu MasyarakatIIBF 2026 Dibuka, Buku Anak dan Penerjemahan Jadi Bagian Penguatan Literasi

IIBF 2026 Dibuka, Buku Anak dan Penerjemahan Jadi Bagian Penguatan Literasi

spot_img

Foto: Kementerian Kebudayaan.

KORAN EDUKASI — Indonesia International Book Fair (IIBF) 2026 membuka ruang pertemuan pembaca, penulis, dan penerbit di Jakarta Convention Center hingga 4 Oktober. Festival buku anak menjadi salah satu agenda dalam pameran yang dibuka Menteri Kebudayaan Fadli Zon pada Rabu (30/9/2026).

Menurut keterangan resmi Kementerian Kebudayaan, kegiatan yang diinisiasi IKAPI itu menghadirkan lebih dari 70 peserta internasional dari 24 negara. Lebih dari 50 diskusi publik dijadwalkan melibatkan 200 narasumber.

Memperluas jangkauan karya

Kemenbud menempatkan pembiasaan membaca sebagai investasi untuk membentuk generasi yang kritis dan kreatif. “Buku adalah utusan yang tidak pernah lelah berjalan dari satu generasi ke generasi lain, dari satu bangsa ke bangsa lain.” Demikian pernyataan Fadli dalam keterangan kementerian.

Melalui Read Indonesia, kementerian berupaya memperluas jangkauan cerita Nusantara ke luar negeri. Dukungan juga diarahkan kepada penulis daerah dan komunitas literasi.

Penerjemahan hingga hak cipta

Penguatan ekosistem buku mencakup pembinaan talenta sastra, komunitas dan festival, penerjemahan, promosi serta hak cipta, adaptasi media, dan akses pasar internasional.

Selain festival buku anak, IIBF menggelar forum Lit Connect untuk mempertemukan pelaku penerbitan dan industri melalui diskusi serta lokakarya.

Baca juga: Penguatan literasi dalam peringatan Hari Aksara 2026.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Koran Edukasi

spot_img