Foto: Dokumentasi pada Liputan6.com.
KORAN EDUKASI — Sebanyak 26 mahasiswa Universitas Terbuka di Hong Kong menyelesaikan pendidikan sarjana. Sebagian lulusan menjalani studi bersamaan dengan pekerjaan sebagai pekerja migran, membagi waktu antara tuntutan akademik dan aktivitas mencari penghidupan.
Wisuda berlangsung di Gedung BNI 46 Hong Kong pada 20 September 2026. Kegiatan itu dimuat Liputan6.com pada Rabu (30/9) dalam laporan mengenai layanan pendidikan UT di luar negeri.
Akses kuliah dari luar Indonesia
Para lulusan berasal dari bidang ekonomi, sosial, humaniora, hingga sastra. Direktur UT Layanan Luar Negeri Pardamean Daulay menyampaikan bahwa mahasiswa di luar Indonesia berhak mendapatkan kesempatan pendidikan dan penghargaan atas pencapaian akademik mereka.
Data UT yang dimuat dalam laporan tersebut mencatat 375 mahasiswa di Hong Kong. Secara keseluruhan, layanan luar negeri UT memiliki 7.879 mahasiswa.
Penghargaan atas ketekunan mahasiswa
Ketua Senat Akademik UT Chanif Nurcholis mengapresiasi para lulusan. “Anda yang diwisuda pada hari ini adalah orang hebat, karena tidak semua orang dapat menuntaskan studi,” ujarnya, sebagaimana dikutip Liputan6.com.
Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan KJRI dan BNI Hong Kong. Organisasi alumni serta mahasiswa UT turut terlibat dalam pendampingan mahasiswa.
Baca juga: Peluang studi melalui Chula LINK Scholarship.




