Kredit gambar: Kemdiktisaintek. Dokumentasi dari rilis 17 September 2026.
KORAN EDUKASI — Sebanyak 75 peserta dari 63 perguruan tinggi mengikuti workshop PASTI Q1 2026 di Universitas PGRI Mahadewa Indonesia, Bali. Kegiatan berlangsung 16 September dan diumumkan Kemdiktisaintek pada 17 September 2026.
Program Ditjen Riset dan Pengembangan ini mendampingi dosen dalam menyiapkan artikel untuk diajukan ke jurnal internasional bereputasi, khususnya kuartil satu.
Mutu Menjadi Fokus Pendampingan
Dirjen Risbang Fauzan Adziman menekankan bahwa penguatan riset perlu memperhatikan kualitas dan reputasi publikasi, selain jumlahnya. Hasil penelitian diharapkan menjangkau pembaca lebih luas dan memberi manfaat.
Kementerian mencatat sekitar 1.740 pendaftar program. Setelah seleksi, 581 peserta diusulkan mengikuti pelatihan; workshop Bali merupakan kegiatan pertama dalam rangkaian tersebut.
Pengetahuan Diharapkan Menyebar ke Kampus
Peserta didorong membangun kolaborasi dengan peneliti lain. Direktur Bina Talenta Penelitian dan Pengembangan Heri Kuswanto juga berharap pengalaman pelatihan dibagikan kepada rekan di institusi masing-masing.
Pengajuan Artikel Masih Memerlukan Proses
Workshop berfokus pada kesiapan naskah untuk diajukan. Keikutsertaan pelatihan tidak sama dengan kepastian artikel diterima jurnal.
Bagi dosen, tindak lanjut praktis dapat berupa rencana revisi naskah dan diskusi rutin bersama rekan peneliti.
Baca juga: Unhas Kembangkan Riset Lintas Disiplin.




