Minggu, 25 Oktober 2026
spot_img
BerandaEdu NewsUMS Beri Penghargaan kepada Dosen dan Mahasiswa Berprestasi

UMS Beri Penghargaan kepada Dosen dan Mahasiswa Berprestasi

spot_img

Foto: ANTARA/HO-UMS

KORAN EDUKASI — Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memberikan penghargaan kepada dosen dan mahasiswa berprestasi dalam rangkaian peringatan hari jadi ke-68. Apresiasi diberikan untuk capaian akademik, pengabdian keislaman dan kemuhammadiyahan, serta prestasi mahasiswa tingkat nasional.

Penerima penghargaan meliputi Jumadi yang meraih kenaikan jabatan fungsional profesor pada 2026, Maryadi atas keaktifan dalam pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, serta Nasywa Nadifa Az-Zahra Salsabila sebagai finalis mahasiswa berprestasi tingkat nasional.

Rektor UMS Harun Joko Prayitno menempatkan penghargaan itu sebagai bagian dari penguatan budaya akademik. Kampus mendorong warganya menjadi adaptif, progresif, moderat, humanis, transenden, dan mampu berkiprah dalam lingkungan global.

Prestasi mencakup akademik dan pembinaan karakter

Pemberian penghargaan menunjukkan bahwa prestasi perguruan tinggi tidak hanya diukur melalui publikasi atau jabatan akademik. Pembinaan nilai, keterlibatan organisasi, dan karya mahasiswa juga menjadi bagian dari kontribusi yang diakui kampus.

Bagi dosen, kenaikan jabatan profesor menandai pencapaian dalam jalur akademik yang disertai tanggung jawab pada pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sementara itu, pembinaan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan menjadi unsur khas dalam penyelenggaraan pendidikan UMS.

Pada kategori mahasiswa, Nasywa merupakan mahasiswa Program Studi Farmasi angkatan 2023. Ia mengajukan gagasan pengembangan obat berbasis nanoliposom dalam ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi nasional.

Gagasan mahasiswa masih memerlukan riset lanjutan

Gagasan nanoliposom tersebut masih berada pada tahap ide dan memiliki peluang untuk dikembangkan melalui penelitian lebih lanjut. Karena itu, capaian lomba perlu dibedakan dari produk yang telah selesai diuji atau siap digunakan.

Penguatan karya mahasiswa juga berlangsung di berbagai kampus. Koran Edukasi sebelumnya memberitakan kegiatan pembelajaran produksi baterai yang melibatkan siswa sekolah dasar sebagai contoh pengenalan sains terapan sejak dini.

Apresiasi pada hari jadi ke-68 memberi panggung bagi capaian individu sekaligus menjadi penanda arah pengembangan institusi. Tindak lanjut berupa pendampingan riset, ruang kolaborasi, dan dukungan akademik diperlukan agar prestasi tidak berhenti pada seremoni.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Koran Edukasi

spot_img