Sabtu, 24 Oktober 2026
spot_img
BerandaEdu NewsHGN 2026 untuk Guru Madrasah Siapkan Pelatihan AI hingga Penghargaan

HGN 2026 untuk Guru Madrasah Siapkan Pelatihan AI hingga Penghargaan

spot_img

Foto: Kementerian Agama

KORAN EDUKASI — Kementerian Agama mematangkan konsep Hari Guru Nasional 2026 untuk lingkungan madrasah dan pesantren. Rangkaian yang masih difinalisasi mencakup program ekoteologi, kegiatan olahraga, Sarasehan Guru Nasional, upacara, serta penghargaan bagi pendidik berdedikasi.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan Madrasah Fesal Musaad mengatakan peringatan akan diselaraskan dengan tema nasional dan dirancang menjangkau satuan pendidikan di berbagai daerah. Agenda tidak hanya diarahkan sebagai seremoni, tetapi juga sebagai ruang peningkatan kapasitas guru.

“Kita ingin memastikan HGN 2026 dikemas secara sederhana namun bermakna. Kegiatan ini harus memiliki dampak langsung, baik dalam hal peningkatan kapasitas guru, pelestarian lingkungan, maupun semangat kebersamaan di lingkungan madrasah,” ujar Fesal Musaad.

AI, STEM, dan Ekoteologi Masuk Agenda

Sarasehan Guru Nasional direncanakan membahas pemanfaatan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence serta pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics. Forum itu diharapkan membantu guru memahami perkembangan teknologi dan penerapannya dalam pembelajaran.

Program ekoteologi tidak dibatasi pada penanaman pohon. Rancangan kegiatan juga mencakup pembuatan biopori, pemilahan sampah, pengolahan sampah menjadi kompos, dan pengurangan plastik sekali pakai di lingkungan madrasah.

Aktivitas olahraga disiapkan untuk menjaga kebugaran dan memperkuat kebersamaan warga madrasah. Pelaksanaan di daerah diharapkan mempertimbangkan kearifan lokal agar kegiatan sesuai dengan konteks dan sumber daya masing-masing satuan pendidikan.

Evaluasi Kebijakan dan Apresiasi Guru

Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Arskal Salim GP meminta HGN menjadi momentum untuk memeriksa dampak kebijakan bagi profesi guru. Evaluasi mencakup percepatan Pendidikan Profesi Guru, afirmasi guru non-Aparatur Sipil Negara, dan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Kemenag juga merencanakan malam penganugerahan untuk guru yang menunjukkan dedikasi, terutama mereka yang mengajar di wilayah dengan keterbatasan. Kriteria dan daftar penerima belum diumumkan karena seluruh konsep masih dibahas lintas sektor.

Persiapan ini beriringan dengan pembukaan PPG Dalam Jabatan Guru Madrasah 2026. Keduanya menempatkan kompetensi, pengakuan profesional, dan kondisi kerja guru sebagai bagian dari penguatan mutu pendidikan madrasah.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Koran Edukasi

spot_img