Bunda PAUD Hulu Sungai Selatan Hj. Mustaidah Syafrudin Noor membuka pelatihan optimalisasi Portal Pijar di Kandangan. Kredit foto: ANTARA/HO-Diskominfo SP HSS.
KORAN EDUKASI — Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, mendorong Bunda PAUD tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan memanfaatkan Portal Pijar sebagai ruang dokumentasi program dan praktik baik pendidikan anak usia dini. Penguatan kapasitas pengguna digelar di Kandangan dan diberitakan pada Jumat, 18 September 2026.
Portal digital tersebut diarahkan untuk memuat kegiatan, inovasi, dan pengalaman pelaksanaan PAUD di wilayah masing-masing. Dokumentasi yang rapi dapat membantu pemerintah dan masyarakat melihat program yang berjalan, bukan hanya kegiatan seremonial.
Dokumentasi dapat mempercepat pembelajaran antardaerah
Praktik baik PAUD sering tumbuh dari solusi sederhana yang sesuai kebutuhan setempat, misalnya pelibatan orang tua, pemanfaatan bahan belajar lokal, atau dukungan transisi anak menuju sekolah dasar. Tanpa pencatatan yang memadai, pengalaman itu sulit dipelajari dan diterapkan oleh wilayah lain.
Melalui portal, pengelola dapat membagikan tujuan program, langkah pelaksanaan, hasil yang diamati, serta tantangan yang masih dihadapi. Informasi semacam ini lebih bermanfaat dibanding unggahan yang hanya menampilkan foto kegiatan.
Pelatihan di HSS melibatkan Bunda PAUD dari seluruh kecamatan, desa, dan kelurahan. Narasumber berasal dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Kalimantan Selatan serta dinas pendidikan setempat.
Transparansi perlu diikuti perlindungan data anak
Publikasi program dapat memperkuat transparansi, komunikasi, koordinasi, dan partisipasi masyarakat. Namun, pengelola juga perlu memastikan foto, nama, dan informasi pribadi anak tidak ditampilkan tanpa dasar persetujuan yang jelas.
Konten portal sebaiknya menggunakan indikator sederhana, seperti jumlah satuan yang terlibat, bentuk pendampingan, perubahan praktik belajar, dan tindak lanjut. Dengan demikian, portal dapat berfungsi sebagai sumber belajar sekaligus bahan evaluasi.
Yang perlu dicatat dalam praktik baik
Setiap unggahan idealnya menjelaskan masalah awal, kelompok sasaran, langkah yang dilakukan, bukti perubahan, dan kemungkinan replikasi. Bahasa harus mudah dipahami orang tua dan pendidik, sementara klaim keberhasilan perlu didukung data yang relevan.
Upaya mendekatkan layanan PAUD kepada masyarakat juga tampak di berbagai wilayah. Salah satunya dapat dibaca dalam laporan Koran Edukasi tentang PAUD bagi Suku Anak Dalam.




