Kredit foto: Kemdiktisaintek, melalui rilis resmi panduan kredensial mikro, 17 September 2026.
KORAN EDUKASI — Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menerbitkan panduan penyelenggaraan kredensial mikro pada Kamis, 17 September 2026. Skema ini menawarkan pembelajaran singkat untuk membangun keterampilan tertentu bagi mahasiswa maupun masyarakat.
Dalam rilis resmi Kemdiktisaintek, unit pembelajaran tersebut dijelaskan dapat dikumpulkan secara bertahap. Tujuannya mendekatkan kompetensi peserta dengan kebutuhan pekerjaan yang terus berkembang.
Hasil Belajar Bisa Diakui sebagai SKS
Kementerian menyebut capaian kredensial mikro dapat dikonversi secara kumulatif hingga maksimal 70 persen dari beban SKS jenjang sarjana, sarjana terapan, dan magister. Akses masyarakat juga didukung melalui Rekognisi Pembelajaran Lampau.
Capaian peserta akan dicatat dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi yang terhubung dengan Bank Kredit Nasional.
Ada Persyaratan Mutu Kampus
Menurut penjelasan kementerian, konversi menjadi SKS hanya dapat dilakukan perguruan tinggi dengan akreditasi institusi minimal Baik Sekali dan program studi berakreditasi Unggul.
Penyelenggara juga didorong melibatkan industri dalam penyusunan pembelajaran agar keterampilan yang diajarkan sesuai kebutuhan lapangan.
Periksa Ketentuan sebelum Mengikuti
Sebagai langkah praktis, calon peserta sebaiknya menanyakan rincian program, biaya, penilaian, serta mekanisme pengakuan SKS kepada kampus penyelenggara sebelum mendaftar.
Baca juga: Unhas Bentuk Pusat Studi Kepolisian, Riset Lintas Disiplin Soroti Keamanan Perairan.





[…] Panduan Kredensial Mikro Terbit, Pembelajaran Singkat Bisa Diakui sebagai SKS […]