Sabtu, 24 Oktober 2026
spot_img
BerandaEdu NewsIndonesia Beri Beasiswa kepada 76 Mahasiswa Papua Nugini dan Kepulauan Solomon

Indonesia Beri Beasiswa kepada 76 Mahasiswa Papua Nugini dan Kepulauan Solomon

spot_img

Foto: ANTARA/Evarukdijati

KORAN EDUKASI — Indonesia memberikan beasiswa kepada 76 mahasiswa asal Papua Nugini dan Kepulauan Solomon yang kini menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi dalam negeri. Program tersebut menjadi bagian dari kerja sama pendidikan Indonesia dengan negara-negara Pasifik.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Port Moresby Arief Kusdwiadnanto mengatakan para penerima belajar antara lain di Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Institut Teknologi Bandung, Universitas Indonesia, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Syiah Kuala.

“KBRI di Port Moresby menyediakan guru untuk warga PNG yang ingin belajar Bahasa Indonesia, sehingga memudahkan saat menempuh pendidikan di Indonesia,” ujar Arief Kusdwiadnanto, Jumat, 23 Oktober 2026.

Tiga Jalur Pendanaan Beasiswa

Beasiswa berasal dari program Kemitraan Negara Berkembang, The Indonesian Aid, serta skema masing-masing perguruan tinggi. Pada 2026, sebanyak 26 mahasiswa asal Kepulauan Solomon dan 10 mahasiswa Papua Nugini tercatat memperoleh beasiswa baru.

Angka penerima baru tersebut merupakan bagian dari total 76 mahasiswa yang sedang belajar di Indonesia. Sumber tidak merinci pembagian seluruh penerima berdasarkan jenjang pendidikan atau perguruan tinggi.

Sebelum mengikuti perkuliahan, mahasiswa menjalani pembelajaran Bahasa Indonesia yang diselenggarakan di KBRI Port Moresby maupun di Indonesia. Persiapan bahasa diperlukan untuk membantu peserta mengikuti kegiatan akademik dan beradaptasi dalam kehidupan kampus.

Bidang Studi dan Dukungan bagi Pelajar

Mayoritas mahasiswa memilih bidang ekonomi, pertanian, teknik, dan kesehatan. Pilihan itu mencakup bidang yang berkaitan dengan kebutuhan pembangunan sumber daya manusia dan kapasitas profesional di negara asal penerima.

Selain mahasiswa perguruan tinggi, Indonesia juga memberikan beasiswa kepada lima pelajar yang sedang menempuh pendidikan di Jambi. Dukungan pada jenjang berbeda menunjukkan kerja sama pendidikan tidak hanya berfokus pada pendidikan tinggi.

Program ini memperluas jalur mobilitas akademik regional. Di dalam negeri, tantangan pembiayaan masih memengaruhi kesempatan melanjutkan studi, sebagaimana dibahas dalam laporan Koran Edukasi mengenai rata-rata lama sekolah dan akses ke perguruan tinggi.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Koran Edukasi

spot_img