Jumat, 23 Oktober 2026
spot_img
BerandaFashionBeasiswaUndiksha Badminton Open Diikuti 323 Atlet, Juara Berpeluang Masuk Tanpa Tes dan...

Undiksha Badminton Open Diikuti 323 Atlet, Juara Berpeluang Masuk Tanpa Tes dan Dapat Beasiswa

spot_img

Foto: ANTARA/HO-Universitas Pendidikan Ganesha

KORAN EDUKASI — Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) menggelar Badminton Open III yang diikuti 323 atlet dari 76 klub berbagai daerah. Kejuaraan yang berlangsung hingga 24 Oktober 2026 itu mempertandingkan 17 kategori sekaligus membuka jalur pendidikan bagi atlet berprestasi.

Rektor Undiksha I Wayan Lasmawan mengatakan kompetisi dirancang sebagai wadah pengembangan kemampuan, pengalaman bertanding, dan pembinaan prestasi. Kampus juga ingin memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, klub, pelatih, atlet, dan masyarakat.

“Kita berharap melalui kegiatan ini, Undiksha semakin ada di hati masyarakat dan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan olahraga nasional,” ujar I Wayan Lasmawan, seperti dikutip ANTARA.

Juara Mendapat Peluang Pendidikan

Undiksha memberikan kesempatan kepada peraih juara pertama, kedua, dan ketiga pada seluruh kategori untuk melanjutkan pendidikan tanpa tes serta memperoleh beasiswa rektor. Kebijakan itu tidak berlaku bagi peserta yang memilih Program Studi Kedokteran.

Atlet yang masih berstatus siswa dan akan berpindah ke jenjang berikutnya juga berpeluang diterima langsung di Sekolah Laboratorium Undiksha dengan beasiswa rektor. Ketentuan rinci tetap perlu mengikuti verifikasi status juara dan persyaratan administrasi lembaga penerima.

Skema tersebut menghubungkan prestasi nonakademik dengan keberlanjutan pendidikan. Bagi atlet muda, dukungan penerimaan dan biaya dapat mengurangi pilihan sulit antara latihan intensif dan studi formal.

Sportivitas Tetap Menjadi Ukuran Utama

Lasmawan menegaskan bahwa kompetisi perlu berjalan bersama moralitas, persaudaraan, dan sportivitas. Menang menjadi sasaran pertandingan, tetapi proses membangun karakter serta menghormati lawan dipandang sama pentingnya bagi perkembangan atlet.

Kejuaraan juga menghadirkan atlet nasional asal Buleleng, Komang Ayu Cahya Dewi, dalam pertandingan ekshibisi. Ia mendorong peserta menggunakan turnamen sebagai uji tanding untuk melatih mental, mengevaluasi kemampuan, dan mengenali ruang pengembangan diri.

Jalur prestasi menjadi salah satu cara kampus menjangkau talenta dengan capaian khusus. Koran Edukasi sebelumnya membahas program Golden Ticket Universitas Negeri Malang yang juga memberi peluang penerimaan kepada siswa berprestasi melalui mekanisme yang ditetapkan kampus.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Koran Edukasi

spot_img