Foto: Ditjen Dikti Kemdiktisaintek
KORAN EDUKASI — Kompetisi Jembatan Indonesia (KJI) ke-21 dan Kompetisi Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) ke-17 memasuki tahap penentuan juara di Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Makassar, Kamis, 22 Oktober 2026. Seluruh rangkaian lomba telah selesai dan hasilnya menunggu pleno dewan juri yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis sore hingga malam.
Kedua kompetisi diinisiasi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk menguji rancangan, ketepatan konstruksi, inovasi, dan kemampuan bekerja dalam tim.
Empat kategori melibatkan puluhan tim
KJI dan KBGI 2026 mempertandingkan empat kategori, yakni Jembatan Model Pelengkung, Jembatan Model Rangka Baja Berskala, Bangunan Gedung Baja, serta Bangunan Gedung Beton Pracetak. Kategori jembatan pelengkung diikuti 10 tim, sedangkan tiga kategori lainnya masing-masing diikuti delapan tim.
Peserta berasal dari perguruan tinggi seperti Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, Universitas Brawijaya, Universitas Sebelas Maret, sejumlah politeknik negeri, serta kampus negeri dan swasta lainnya. Dewan juri KBGI terdiri atas 10 orang dari 10 universitas, sementara KJI dinilai 12 pakar bidang terkait.
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdiktisaintek Beny Bandanadjaja menilai kompetisi tersebut sejalan dengan semangat Kampus Berdampak dan Mahasiswa Berdampak. Ajang ini tidak hanya mengukur penguasaan teori, tetapi juga kemampuan menerapkannya pada persoalan konstruksi.
“KJI dan KBGI menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memadukan teori dan praktik, sekaligus mengasah inovasi dan kerja sama tim. Kami berharap karya yang lahir dari kompetisi ini dapat berkembang menjadi solusi nyata bagi masyarakat,” kata Beny Bandanadjaja.
Dari rancangan menuju solusi konstruksi
KJI berfokus pada perencanaan, perancangan, dan pembangunan model jembatan. Peserta dituntut memperhitungkan kekuatan, efisiensi bahan, metode pelaksanaan, dan ketepatan desain dalam model yang diuji di hadapan juri.
KBGI menempatkan mahasiswa pada tantangan bangunan gedung baja dan beton pracetak. Hasil pleno akan menentukan tim terbaik pada setiap kategori, sekaligus menutup rangkaian kompetisi yang berlangsung di Makassar.
Sebelumnya, Koran Edukasi telah memberitakan 34 tim mahasiswa yang lolos ke final KJI dan KBGI 2026. Tahap penentuan juara menjadi akhir dari proses seleksi serta pengujian karya yang mereka siapkan.




