Foto: Nikita Rosa/detikEdu.
KORAN EDUKASI — Beasiswa Garuda saat ini mencakup 26 universitas di Amerika Serikat untuk pembiayaan pendidikan jenjang sarjana. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menyatakan daftar tersebut masih berlaku, sementara pembaruan mitra dan program studi akan dilakukan secara berkala.
Informasi ini penting bagi siswa yang sedang menyusun daftar kampus tujuan. Calon pendaftar perlu mencocokkan universitas dan program studi dengan panduan resmi pada periode pendaftaran, sebab masuknya sebuah universitas dalam daftar tidak selalu berarti seluruh program studi di kampus tersebut dapat dipilih.
Daftar dinilai sudah luas, tetapi tetap dikurasi
Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kemdiktisaintek Ardi Findyartini menjelaskan posisi pemerintah terkait kemungkinan penambahan universitas Amerika Serikat.
“Sebetulnya sudah sangat expanded daftar yang sekarang. Tapi, memang kita untuk quality assurance kita memang akan terus berkomunikasi dengan representasi dari negara, dari USA misalnya, dari berbagai negara yang lain untuk bisa selalu kurasi daftar program studi dan subjek yang berbeda,” ujarnya dalam EducationUSA Indonesia Fall Fair 2026 di Jakarta, Minggu, 20 September 2026.
Ardi juga menegaskan status daftar saat ini. “Untuk yang sekarang memang masih valid tapi kemudian pasti akan ada update-nya juga,” katanya.
Daftar tersebut antara lain memuat California Institute of Technology, Carnegie Mellon University, Columbia University, Cornell University, Harvard University, Massachusetts Institute of Technology, Princeton University, Stanford University, dan sejumlah kampus lain.
Calon pendaftar perlu memeriksa tiga hal
Pertama, pastikan kampus serta program studi tercantum dalam panduan resmi terbaru. Kedua, periksa persyaratan penerimaan universitas secara terpisah karena beasiswa tidak menggantikan proses seleksi kampus. Ketiga, siapkan kemampuan bahasa, rekam akademik, aktivitas, dan esai sejak dini.
Pendaftar juga perlu membedakan status diterima kampus, lolos seleksi beasiswa, dan pemenuhan visa. Ketiganya merupakan proses yang saling berkaitan tetapi memiliki keputusan serta jadwal berbeda.
Pembaruan harus dipantau melalui kanal resmi
Keterangan bahwa daftar akan diperbarui tidak berarti penambahan kampus sudah diputuskan. Siswa sebaiknya tidak memilih kampus berdasarkan rumor dan perlu menunggu panduan atau pengumuman resmi Kemdiktisaintek.
Bagi yang mempertimbangkan studi di negara lain, Koran Edukasi juga merangkum Beasiswa GIST Korea 2027 untuk jenjang S2 dan S3.




