Jumat, 30 Oktober 2026
spot_img
BerandaEdu MasyarakatUT Mataram Festival 2026 Perluas Ruang Kreativitas dan Akses Kuliah

UT Mataram Festival 2026 Perluas Ruang Kreativitas dan Akses Kuliah

spot_img

Foto: RRI/Kholil

KORAN EDUKASI — Universitas Terbuka (UT) Mataram melibatkan pelajar, mahasiswa, keluarga, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta masyarakat dalam puncak UT Mataram Festival 2026, Minggu, 25 Oktober. Festival memadukan kegiatan pendidikan, seni, olahraga, dan layanan sosial.

Rangkaian puncak mencakup jalan sehat, pemberian penghargaan, pembagian hadiah, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, dan partisipasi UMKM. Direktur UT Mataram Ronny Basista, Ph.D., menyebut kegiatan itu sebagai langkah awal memperkuat kemitraan kampus dengan masyarakat.

Sejumlah kompetisi dan pembinaan telah berlangsung sejak 23 Oktober. English Speech Competition diikuti 38 peserta dari 19 sekolah di Nusa Tenggara Barat, disertai lomba video kreatif, bimbingan teknis Forum Organisasi Siswa Intra Sekolah tingkat SLTA, dan kompetisi band pelajar.

Ruang Belajar di Luar Kelas

Kompetisi pidato bahasa Inggris dirancang untuk mendorong keberanian pelajar menyampaikan gagasan. Bimbingan teknis organisasi siswa diarahkan pada penguatan karakter dan kepemimpinan, sedangkan kompetisi musik menyediakan ruang ekspresi seni bagi generasi muda.

“Kita sudah dalam tahapan penyelesaian pembangunan studio musik untuk mahasiswa kita nanti,” ujar Ronny Basista. Fasilitas itu disiapkan bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan kemampuan dan minat di bidang musik.

UT Mataram menilai sistem pembelajaran jarak jauh tidak membatasi kampus untuk menyediakan aktivitas kreatif. Sebaliknya, pertemuan langsung melalui festival dapat melengkapi pembelajaran formal sekaligus membangun jejaring antarpelajar, mahasiswa, dan masyarakat.

Mengenalkan Pilihan Kuliah Fleksibel

Festival juga dimanfaatkan untuk menjelaskan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat dari berbagai latar belakang. Sistem kuliah jarak jauh dapat menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang sudah bekerja, tinggal jauh dari kampus, atau membutuhkan jadwal belajar lebih fleksibel.

Pelibatan UMKM memberi ruang bagi usaha lokal memperkenalkan produk kepada pengunjung. Sementara itu, pemeriksaan kesehatan dan donor darah menghadirkan manfaat sosial langsung, sehingga kegiatan kampus terhubung dengan kebutuhan masyarakat sekitar.

Pendekatan ini serupa dengan festival sekolah yang mempertemukan siswa dan komunitas di Bali. Evaluasi penyelenggaraan 2026 akan digunakan UT Mataram untuk memperbaiki festival tahun berikutnya dan memperluas jangkauan peserta.

RELATED ARTICLES

1 KOMENTAR

Komentar ditutup.

- Advertisment -spot_img

Koran Edukasi

spot_img