Jumat, 30 Oktober 2026
spot_img
BerandaEdu NewsPengawasan TKA 2026 Berlapis, Ruang Ujian Dipantau Langsung dan Daring

Pengawasan TKA 2026 Berlapis, Ruang Ujian Dipantau Langsung dan Daring

spot_img

Foto: Dokumentasi Kemendikdasmen

KORAN EDUKASI — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA, SMK, dan sederajat pada 2026 menggunakan sistem pengawasan berlapis. Selain petugas di ruang ujian, jalannya tes dipantau secara daring melalui kamera dan aplikasi konferensi video.

Gelombang pertama sesi pertama dimulai Senin, 26 Oktober 2026, pukul 07.00 WIB, 08.00 WITA, dan 09.00 WIT. Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menyatakan mekanisme itu dirancang untuk menjaga tes berlangsung tertib, objektif, dan kredibel.

Pengawasan melibatkan dua peran yang berbeda tetapi saling melengkapi, yakni pengawas ruang dan penyelia. Sekolah juga harus menyiapkan ruang, perangkat, koneksi internet, serta petugas sesuai ketentuan pelaksanaan.

Pengawas Ruang Memeriksa Peserta

Pengawas ruang bertugas mengawasi peserta secara langsung di lokasi tes. Untuk mendukung independensi, petugas berasal dari satuan pendidikan lain, bukan dari sekolah peserta yang sedang diuji.

Tugasnya mencakup verifikasi identitas, penjelasan tata tertib, pengawasan selama tes, serta pencatatan kejadian atau dugaan pelanggaran. Pengawas juga menjalankan prosedur yang ditujukan untuk mencegah kebocoran soal dan menjaga ketertiban ruang.

Peserta tetap memegang peran penting dalam integritas tes. Mereka diminta menaati tata tertib, mengerjakan soal secara mandiri, dan menjaga kejujuran selama proses berlangsung.

Penyelia Memantau melalui Kamera dan Zoom

Penyelia bertugas memantau pengawasan secara daring. Kamera di ruang ujian terhubung dengan Zoom, sementara rekaman diaktifkan sebagai bagian dari dokumentasi sesuai ketentuan.

“Dengan pengawasan langsung, pemantauan virtual, dan dokumentasi, pelaksanaan TKA diharapkan berlangsung lebih tertib dan berintegritas,” kata Pusmendik.

Pemantauan virtual bukan pengganti pengawas ruang, melainkan lapisan tambahan untuk memastikan prosedur berjalan konsisten. Pembagian peran ini memungkinkan kejadian di ruang tes dicatat langsung sekaligus diawasi dari jarak jauh.

Kesiapan perangkat menjadi bagian penting seperti terlihat dalam dukungan 150 laptop untuk TKA di Papua Barat Daya. Sistem pengawasan hanya dapat bekerja jika kamera, koneksi, perangkat ujian, dan petugas berfungsi sejak sebelum sesi dimulai.

RELATED ARTICLES

2 KOMENTAR

Komentar ditutup.

- Advertisment -spot_img

Koran Edukasi

spot_img