Kredit gambar: Kemdiktisaintek. Dokumentasi dari rilis 17 September 2026.
KORAN EDUKASI — Kemdiktisaintek dan LPDP membahas penguatan dukungan penelitian serta pengembangan talenta dalam pertemuan Kamis, 17 September 2026. Pembicaraan mencakup beasiswa, kolaborasi kampus luar negeri, dan pendidikan dokter spesialis.
Menurut rilis kementerian pada hari yang sama, pertemuan melibatkan Mendiktisaintek Brian Yuliarto dan Pelaksana Tugas Direktur Utama LPDP Yon Arsal.
Kerja Sama Internasional Masih Dijajaki
MIT dan Imperial College London disebut dalam penjajakan riset bersama serta mobilitas pendidikan. LPDP menekankan perlunya ukuran capaian dan pengelolaan program yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pembahasan tersebut belum menjadi pengumuman pembukaan pendaftaran program baru.
Pendanaan Bersama untuk Pendidikan Spesialis
Kementerian menyebut dukungan LPDP sekitar 600–750 penerima sebagai bagian dari target keseluruhan 1.000 beasiswa PPDS. Pemerintah daerah dan perguruan tinggi swasta didorong terlibat melalui pendanaan bersama.
Komitmen penempatan setelah lulus juga menjadi perhatian agar pendidikan spesialis membantu pemenuhan kebutuhan daerah.
Apa yang Perlu Dipantau Calon Peserta?
Calon pendaftar sebaiknya menunggu pengumuman resmi yang memuat program, persyaratan, jadwal, dan kewajiban penerima. Rencana kolaborasi belum dapat dijadikan dasar untuk mengirim berkas atau melakukan pembayaran.
Baca juga: Panduan Kredensial Mikro dan Pengakuan SKS.




