Foto: Wakil Mendiktisaintek Stella Christie dalam France-Indonesia Innovation 2026. Kemdiktisaintek.
KORAN EDUKASI — Kolaborasi internasional dinilai dapat meningkatkan keterlihatan dan pengaruh riset Indonesia. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mendorong perguruan tinggi memperluas kerja sama dengan peneliti luar negeri sekaligus melibatkan industri.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Stella Christie dalam France-Indonesia Innovation 2026 di Kedutaan Besar Prancis.
Dampak sitasi disebut meningkat
Berdasarkan data yang dipaparkan Stella, citation impact Indonesia berada di sekitar 0,8. Angka itu disebut meningkat ke kisaran 3,7 sampai 5,2 ketika peneliti Indonesia berkolaborasi dengan mitra internasional.
“Jadi itu adalah efek multiplier yang besar ketika kita berkolaborasi,” ujar Stella setelah menjelaskan perbandingan tersebut.
Angka sitasi dapat menjadi salah satu petunjuk jangkauan penelitian, tetapi bukan satu-satunya ukuran mutu. Relevansi terhadap kebutuhan masyarakat, keterbukaan metode, integritas data, dan manfaat nyata juga harus diperhitungkan.
Industri masuk dalam desain pendanaan
Kemdiktisaintek menyatakan kebijakan pendanaan riset semakin diarahkan untuk mendorong kemitraan dengan industri. Sekitar separuh skema hibah disebut didedikasikan untuk kolaborasi bersama industri.
Kerja sama internasional Indonesia dan Prancis turut menjajaki bidang strategis, termasuk keamanan siber. Pengembangan tersebut diharapkan memperkuat kapasitas sumber daya manusia dan teknologi, bukan hanya menghasilkan pertemuan atau nota kesepahaman.
Yang perlu dijaga dalam kolaborasi riset
- Pembagian peran dan kepemilikan data harus jelas sejak awal.
- Peneliti Indonesia perlu terlibat dalam perumusan pertanyaan ilmiah.
- Hak kekayaan intelektual dan manfaat ekonomi harus dibagi secara adil.
- Hasil penelitian tetap perlu menjawab kebutuhan nasional.
Pernyataan kementerian menunjukkan potensi penguatan jejaring global, tetapi dampaknya perlu dinilai dari publikasi, kualitas sitasi, transfer teknologi, pengembangan talenta, dan pemanfaatan hasil penelitian.
Contoh pengalaman riset lintas negara dapat dibaca dalam kisah mahasiswi i3L yang menjalani penelitian di tiga negara.




