Kamis, 1 Oktober 2026
spot_img
BerandaFashionBeasiswa32.828 Guru Ikuti Beasiswa S1/D4 2026, Kuliah Tetap Berjalan Bersama Tugas Mengajar

32.828 Guru Ikuti Beasiswa S1/D4 2026, Kuliah Tetap Berjalan Bersama Tugas Mengajar

spot_img

Ilustrasi guru. Kredit foto: Kemendikdasmen, melalui detikEdu.

KORAN EDUKASI — Sebanyak 32.828 guru terjaring dalam Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik S1/D4 Gelombang 3 tahun 2026. Mereka akan menempuh pendidikan di 127 lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK), setelah seleksi yang diikuti 45.660 pendaftar.

Program Kemendikdasmen ini membuka kesempatan bagi pendidik untuk meningkatkan kualifikasi tanpa meninggalkan tanggung jawab mengajar. LPTK penyelenggara menyiapkan perkuliahan dengan pengaturan yang fleksibel.

Guru PAUD Menjadi Kelompok Terbesar

Peserta terdiri atas 25.936 guru PAUD, 3.278 guru SD, 3.391 guru mata pelajaran pada jenjang SMP, SMA, dan SMK, serta 223 guru SLB. Komposisi tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan peningkatan kualifikasi pada pendidikan anak usia dini.

Dari 127 LPTK yang terlibat, sebanyak 35 merupakan penyelenggara yang baru bergabung pada 2026.

Persiapan agar Kuliah dan Mengajar Berjalan Bersama

Susun Kalender Bersama Sekolah

Sebagai langkah praktis, peserta dapat menyandingkan jadwal kuliah, tenggat tugas, dan agenda sekolah dalam satu kalender. Koordinasi dengan kepala sekolah akan membantu mengidentifikasi benturan waktu sejak awal, khususnya saat penilaian murid atau kegiatan sekolah berlangsung.

Catat Praktik Pembelajaran secara Teratur

Guru juga dapat menyiapkan catatan refleksi mengajar: tujuan pembelajaran, kesulitan yang ditemui, dan perbaikan yang dicoba. Catatan ini berguna untuk menghubungkan pengalaman di kelas dengan materi kuliah. Jika menyimpan contoh pekerjaan murid, jaga kerahasiaan identitas mereka.

Kualifikasi Akademik Membuka Tahap Pengembangan Berikutnya

Pemenuhan S1/D4 menjadi bekal untuk mengikuti Pendidikan Profesi Guru bagi Guru Tertentu. Peserta perlu mencermati ketentuan program lanjutan; penyelesaian kuliah bukan pengumuman otomatis penerimaan PPG.

Fokus peserta saat ini adalah mengikuti arahan LPTK dan menyelesaikan pembelajaran dengan baik. Informasi tentang gelombang berikutnya perlu diperiksa melalui pengumuman resmi, karena jumlah peserta yang telah terjaring tidak berarti pendaftaran masih dibuka.

Baca konteks kebijakan sebelumnya dalam Tiga Program Strategis untuk Kesejahteraan dan Kompetensi Guru.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Koran Edukasi

spot_img