Kamis, 5 November 2026
spot_img
BerandaEdu NewsUNS, UNJ, dan UNP Raih Penghargaan QS Asia 2027

UNS, UNJ, dan UNP Raih Penghargaan QS Asia 2027

spot_img

Foto: Humas Kemdiktisaintek

KORAN EDUKASI — Tiga perguruan tinggi Indonesia menerima penghargaan dalam QS World University Rankings Asia 2027. Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), dan Universitas Negeri Padang (UNP) memperoleh apresiasi pada rangkaian QS Higher Ed Summit: Asia Pacific 2026 di Bali International Convention Centre, Badung, Selasa, 3 November 2026.

Berdasarkan pemaparan QS, 116 institusi Indonesia masuk dalam pemeringkatan kawasan Asia tahun ini. Indonesia disebut termasuk lima negara atau wilayah yang memiliki lebih dari 100 institusi dalam daftar tersebut. Angka itu menggambarkan keterwakilan kampus Indonesia, tetapi bukan satu-satunya ukuran mutu atau dampak perguruan tinggi.

Tiga kampus mendapat dua kategori penghargaan

UNS menerima Performance Improvement Award. Penghargaan tersebut diberikan kepada perguruan tinggi dengan peningkatan peringkat keseluruhan terbesar sejak 2022. Sementara UNJ dan UNP memperoleh Global Engagement Performance Improvement Award atas peningkatan orientasi internasional sejak edisi pemeringkatan sebelumnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Badri Munir Sukoco, menilai pengakuan melalui pemeringkatan perlu diikuti manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menempatkan indikator pemeringkatan sebagai alat pembanding dan bahan evaluasi, bukan tujuan akhir pengelolaan perguruan tinggi.

Indikator yang disediakan lembaga pemeringkatan dapat digunakan kampus untuk memetakan posisi, mengenali kekurangan, dan memperbaiki kualitas pendidikan. Kemdiktisaintek juga mendorong kampus memanfaatkan hasil tersebut untuk memperkuat riset, inovasi, dan solusi yang relevan bagi pemangku kepentingan.

Peringkat harus berujung pada dampak

Badri berharap semakin banyak perguruan tinggi swasta memanfaatkan pemeringkatan internasional untuk meningkatkan kualitas dan reputasi institusi. Praktik kampus yang berhasil memperbaiki kinerja dapat menjadi rujukan, selama adaptasinya tetap mempertimbangkan karakter dan mandat masing-masing perguruan tinggi.

Pesan itu sejalan dengan penekanan pemerintah dalam pembukaan forum QS pada hari yang sama: reputasi global perlu diikuti kontribusi terhadap pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan. Dengan demikian, kenaikan peringkat tidak otomatis membuktikan dampak, tetapi dapat menjadi salah satu pijakan untuk perbaikan kelembagaan.

Kemdiktisaintek mengajak perguruan tinggi menerjemahkan capaian internasional menjadi peningkatan pendidikan dan penelitian yang terukur. Arah tersebut sejalan dengan dorongan sebelumnya agar riset kampus bergeser dari sekadar produk menuju penyelesaian tantangan yang dihadapi masyarakat.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Koran Edukasi

spot_img