Selasa, 6 Oktober 2026
spot_img
BerandaEdu News286 Siswa Labschool Jakarta Belajar Langsung di Kampung Banceuy

286 Siswa Labschool Jakarta Belajar Langsung di Kampung Banceuy

spot_img

Foto: Istimewa/JawaPos.com

KORAN EDUKASI — Sebanyak 286 siswa kelas X SMA Labschool Jakarta mengikuti pembelajaran lapangan di Kampung Banceuy, Desa Sanca, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Kegiatan Trip Observasi 2026 itu mempertemukan murid dengan kehidupan masyarakat desa, lingkungan alam, dan kegiatan sosial.

Selama berada di Banceuy, para siswa berinteraksi dengan warga, melakukan pengamatan dan penelitian sederhana, berdiskusi, serta mengikuti bakti sosial. Rangkaian kegiatan ditutup dengan apel yang dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Kepala SMA Labschool Jakarta Badru Zaman menjelaskan bahwa Trip Observasi merupakan kegiatan wajib bagi siswa kelas X. Tahun ini, program membawa tema pembentukan murid yang mandiri, berkarakter, dan berbudaya ilmiah melalui tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat.

Desa menjadi ruang belajar

Kegiatan lapangan memberi kesempatan kepada murid melihat cara masyarakat mengelola kehidupan sehari-hari. Mereka dapat mengamati sumber air, kegiatan pertanian, cara memasak tradisional, serta praktik kebersamaan dan gotong royong.

Dedi Mulyadi menilai tidak seluruh pengetahuan aplikatif dapat diperoleh hanya melalui pelajaran di kelas. Pengalaman langsung di alam dan masyarakat dinilai dapat melengkapi pemahaman murid terhadap materi yang sebelumnya dipelajari secara teoritis.

Salah satu peserta, Muhammad Alfarabi Rusadhi, menggambarkan pengalaman tinggal di Banceuy sebagai kesempatan melihat kehidupan yang lebih sederhana dan dekat dengan alam. Interaksi langsung membuat pembahasan tentang kebersamaan dan gotong royong tidak berhenti sebagai konsep.

Pengalaman perlu diolah kembali

Pembelajaran lapangan dapat memberi hasil lebih kuat ketika pengalaman murid didokumentasikan dan dibahas kembali. Catatan pengamatan, data sederhana, dan refleksi membantu sekolah menghubungkan kegiatan di desa dengan tujuan pembelajaran yang terukur.

Kampung Banceuy juga menerima peran sebagai ruang belajar bagi siswa. Kepala Desa Sanca Masna menyatakan masyarakat terbuka terhadap kegiatan pendidikan yang melibatkan warga dan lingkungan setempat.

Model pembelajaran seperti ini menempatkan pengalaman sebagai bagian dari proses akademik dan pembentukan karakter. Pendekatannya beririsan dengan upaya menghadirkan nilai Pancasila dalam keseharian sekolah, terutama ketika kerja sama, tanggung jawab, dan kepedulian dipraktikkan dalam situasi nyata.

RELATED ARTICLES

1 KOMENTAR

Komentar ditutup.

- Advertisment -spot_img

Koran Edukasi

spot_img