Kamis, 1 Oktober 2026
spot_img
BerandaEdu NewsAturan Visa Australia 2026 Diperketat, Mahasiswa Indonesia Tetap Bisa Membawa Keluarga

Aturan Visa Australia 2026 Diperketat, Mahasiswa Indonesia Tetap Bisa Membawa Keluarga

spot_img

Foto: Ditjen Imigrasi/Work and Holiday Visa (WHV) Australia.

KORAN EDUKASI — Pemerintah Australia memperketat ketentuan visa bagi mahasiswa internasional, termasuk pembatasan membawa anggota keluarga selama masa studi. Namun, mahasiswa asal Indonesia tetap masuk kelompok yang dikecualikan bersama negara-negara ASEAN, Timor-Leste, dan sejumlah negara Pasifik.

Kebijakan ini menjadi perhatian calon mahasiswa karena keberadaan pasangan atau anak sering memengaruhi perencanaan biaya, tempat tinggal, asuransi, dan keputusan studi. Pengecualian bagi Indonesia tidak berarti seluruh proses otomatis disetujui. Pemohon tetap harus memenuhi persyaratan visa pelajar dan ketentuan bagi tanggungan.

Indonesia masuk daftar negara yang dikecualikan

Selain Indonesia, pengecualian berlaku bagi Brunei Darussalam, Kamboja, Myanmar, Filipina, Singapura, Laos, Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Timor-Leste. Mahasiswa program doktoral serta program tertentu juga memperoleh pengecualian dalam kebijakan tersebut.

Chief Executive Officer International Education Association of Australia Phil Honeywood menjelaskan alasan kebijakan itu. “Bagian dari kebijakan strategis regional pemerintah untuk menyediakan pengaturan kebijakan yang mendukung bagi negara-negara tetangga kita di kawasan ini,” katanya sebagaimana dikutip detikEdu.

Australia juga membatasi praktik visa hopping, yaitu berpindah program studi hanya untuk memperpanjang masa tinggal. Mahasiswa yang ingin melanjutkan izin tinggal melalui studi perlu menunjukkan kemajuan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, misalnya dari sarjana ke magister.

Yang perlu disiapkan calon mahasiswa

Calon mahasiswa Indonesia sebaiknya menghitung biaya tanggungan secara terpisah dari biaya kuliah. Dokumen hubungan keluarga, kemampuan finansial, perlindungan kesehatan, serta bukti tempat tinggal dapat menjadi bagian penting dalam proses pengajuan.

Pemohon juga perlu memeriksa jenis visa dan aturan terbaru langsung melalui kanal resmi Pemerintah Australia. Ketentuan dapat berbeda berdasarkan jenjang, program, kondisi keluarga, dan tanggal pengajuan. Informasi dari agen pendidikan tidak menggantikan keputusan otoritas imigrasi.

Perubahan ditujukan untuk menekan migrasi

Kebijakan visa tersebut merupakan bagian dari upaya Australia menurunkan migrasi luar negeri bersih dari sekitar 290 ribu menjadi 225 ribu orang pada 2027–2028. Pada paruh pertama 2026, Australia dilaporkan menerbitkan 337.427 visa pelajar, termasuk 45.991 visa bagi anggota keluarga.

Bagi pencari pendanaan studi luar negeri, pilihan program lain dapat dibandingkan melalui ulasan Koran Edukasi tentang Beasiswa GIST Korea Selatan 2027.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Koran Edukasi

spot_img