Rangkaian peringatan satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor. Kredit foto: ANTARA.
KORAN EDUKASI — Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor diresmikan dalam rangkaian Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Sabtu, 19 September 2026. Peresmian berlangsung saat Presiden Prabowo Subianto menghadiri puncak peringatan satu abad lembaga pendidikan tersebut.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto yang hadir dalam kegiatan menyoroti perjalanan Gontor dalam memadukan penguasaan ilmu, pembentukan karakter, kemandirian, dan nilai keagamaan.
Perluasan bidang studi membawa tanggung jawab mutu
Kehadiran fakultas kedokteran memperluas spektrum pendidikan tinggi di lingkungan UNIDA Gontor. Namun, pendidikan medis memiliki tuntutan mutu yang tinggi karena berkaitan langsung dengan kompetensi calon tenaga kesehatan dan keselamatan pasien.
Pengembangan program kedokteran membutuhkan dosen yang memadai, laboratorium, wahana pendidikan klinis, sistem penjaminan mutu, serta pembelajaran yang mengikuti standar pendidikan profesi. Karena itu, peresmian fasilitas merupakan awal dari proses panjang membangun ekosistem akademik.
Pesantren dan pendidikan tinggi terus berkembang
Momentum satu abad Gontor juga memperlihatkan perkembangan lembaga pendidikan berbasis pesantren yang semakin terhubung dengan pendidikan tinggi dan bidang keilmuan profesional. Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan lembaga pendidikan keagamaan dapat membuka ruang pengembangan sumber daya manusia dengan karakter kelembagaan yang beragam.
Koran Edukasi sebelumnya membahas arah kebijakan akses pendidikan hingga perguruan tinggi. Di sisi lain, perluasan akses tetap perlu berjalan beriringan dengan mutu program studi dan kesiapan institusi.
Bagi calon mahasiswa, informasi penerimaan, status program studi, biaya, dan ketentuan akademik sebaiknya diperiksa melalui kanal resmi universitas dan basis data pendidikan tinggi sebelum mendaftar.




