Jumat, 30 Oktober 2026
spot_img
BerandaEdu NewsKemendikdasmen Siapkan 1.500 Guru Mahir Pendidikan Inklusif pada 2026

Kemendikdasmen Siapkan 1.500 Guru Mahir Pendidikan Inklusif pada 2026

spot_img

Foto: Kemendikdasmen

KORAN EDUKASI — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menargetkan 1.500 guru mengikuti Pelatihan Pendidikan Inklusif tingkat mahir pada 2026. Program berjenjang itu disiapkan untuk memperkuat kemampuan pendidik melayani anak berkebutuhan khusus.

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq menyampaikan komitmen tersebut saat menghadiri drama musikal “Aku Hanya Kupu-Kupu Kecil” di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2026.

Sekolah Diminta Tidak Menolak Anak Berkebutuhan Khusus

Pertunjukan yang diinisiasi Komunitas Aku Menari menampilkan bakat seni dan tari anak berkebutuhan khusus. Acara diselenggarakan menjelang Hari Disabilitas Internasional dan menjadi ruang bagi anak untuk membangun kepercayaan diri melalui seni.

Fajar mengatakan setiap anak memiliki potensi dan masa depan yang setara. Ia menggambarkan proses tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus seperti metamorfosis kupu-kupu yang memerlukan pendampingan dan kepercayaan dari lingkungan.

“Sekolah tidak boleh menolak siapa pun, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus,” tegas Fajar sebagaimana diberitakan Media Indonesia pada 29 Oktober 2026.

Menurut kementerian, pelatihan tingkat mahir dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan guru pendidikan khusus secara berkelanjutan. Kompetensi pendidik menjadi unsur penting karena akses sekolah saja belum cukup tanpa pembelajaran dan pendampingan yang sesuai kebutuhan tiap anak.

Pentas Seni Menjadi Ruang Ekspresi

Fajar menilai kegiatan seni dapat membantu anak mengekspresikan diri, melatih fokus, dan memperkuat rasa percaya diri. Dukungan tersebut sejalan dengan upaya membangun layanan pendidikan bermutu yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Kehadiran anak berkebutuhan khusus dalam ruang publik juga memperlihatkan kemampuan mereka di luar kegiatan akademik. Sebelumnya, Koran Edukasi memberitakan enam murid sekolah luar biasa yang meraih enam medali dalam kompetisi kuliner internasional.

Direktur Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus Saryadi turut hadir mendampingi kegiatan tersebut. Ketua pelaksana Hanung Sukendro mengapresiasi dukungan kementerian dan kehadiran Fajar hingga pertunjukan selesai.

Target pelatihan 1.500 guru menjadi langkah terukur yang perlu diikuti penerapan di sekolah. Dampaknya akan bergantung pada pemerataan peserta, pendampingan lanjutan, serta kemampuan satuan pendidikan menyediakan lingkungan belajar yang aman dan aksesibel.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Koran Edukasi

spot_img