Jumat, 30 Oktober 2026
spot_img
BerandaEdu News3.030 Lulusan SMK dan LKP Dilepas Magang dan Bekerja ke Luar Negeri

3.030 Lulusan SMK dan LKP Dilepas Magang dan Bekerja ke Luar Negeri

spot_img

Foto: Hana Dewi Kinarina Kaban/ANTARA

KORAN EDUKASI — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melepas 3.030 lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) dan lembaga kursus dan pelatihan (LKP) untuk mengikuti program magang dan bekerja di luar negeri.

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen Tatang Muttaqin mengatakan program tersebut membuka akses pengalaman kerja internasional sekaligus menyiapkan kompetensi lulusan sesuai kebutuhan pasar kerja global.

Peserta Berasal dari SMK dan Lembaga Kursus

Dari keseluruhan peserta, sebanyak 1.530 orang merupakan lulusan 231 SMK di 26 provinsi. Kelompok ini terbagi menjadi 1.066 peserta program magang dan 464 peserta program bekerja di luar negeri. Sebanyak 450 peserta di antaranya berasal dari 32 SMK di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Program tersebut juga melibatkan 1.500 lulusan dari 17 LKP di tiga provinsi, yakni Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Barat. Peserta disiapkan untuk menghadapi kebutuhan kompetensi dan bahasa yang berbeda di setiap negara tujuan.

“Ini merupakan upaya untuk memperluas akses kebekerjaan dan pengalaman kerja internasional bagi lulusan SMK dan LKP,” ujar Tatang dalam kegiatan pelepasan yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis, 29 Oktober 2026.

Negara tujuan mencakup Jerman dan sejumlah negara Eropa lain, Jepang, Turki, Bulgaria, Korea Selatan, Malaysia, serta kawasan Timur Tengah. Kemampuan bahasa asing menjadi salah satu bekal yang dinilai penting agar lulusan dapat beradaptasi di tempat kerja.

Lebih dari 13 Ribu Lulusan Telah Diberangkatkan

Tatang menyebut lebih dari 10 ribu lulusan SMK dan LKP telah lebih dahulu diberangkatkan untuk bekerja di luar negeri. Dengan pelepasan terbaru, jumlah kumulatifnya kini melampaui 13 ribu lulusan.

Program ini melengkapi upaya penguatan kompetensi vokasi. Sebelumnya, Koran Edukasi juga memberitakan 30 lulusan ASA KARYA yang meraih sertifikasi BNSP bidang pengelasan, salah satu bentuk pengakuan kompetensi untuk memasuki dunia kerja.

Kemendikdasmen menempatkan magang dan kerja luar negeri sebagai jalur pengembangan profesional, bukan sekadar penempatan tenaga kerja. Pengalaman internasional diharapkan memperluas keterampilan dan kesiapan lulusan pendidikan vokasi menghadapi standar industri di negara tujuan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -spot_img

Koran Edukasi

spot_img