Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah mengumumkan nama-nama menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2024) malam. Salah satu nama ialah Abdul Mu’ti yang dipercaya sebagai Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Abdul Mu’ti merupakan kader Muhammadiyah yang dikenal visioner dan penuh gagasan. Untuk menunjang tugasnya mengurusi pendidikan, ia akan dibantu oleh dua wakil menteri pendidikan. Pada saat itu ia menyatakan belum mengetahui siapa saja pembantunya karena menjadi otoritas Prabowo yang akan mengumumkannya.
“Malam ini disampaikan posisi Kementerian yang Insya Allah saya diberikan amanah untuk memimpin Kementerian itu. dan sepertinya tidak ada perubahan. Jadi bagaimana sudah beredar di media Insya Allah saya diberikan kepercayaan oleh Beliau untuk memimpin kementerian pendidikan dasar menengah,” kata Abdul Mu’ti di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
ICW Kritik Agenda Wajib Belajar 13 Tahun
Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW), Almas Sjafrina, mengkritik Peta Jalan Pendidikan 2025-2045 yang dikeluarkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), bulan ini. Almas menyoal mengenai agenda percepatan wajib belajar 13 tahun dalam peta jalan pendidikan tersebut.
Percepatan wajib belajar 13 tahun itu akan direalisasikan lewat tujuh strategi . Almas menilai ketujuh strategi tersebut justru tidak menggambarkan komitmen pemerintah dalam menjamin semua warga negara bisa mengakses program wajib belajar tersebut.
“Jadi, warga negara itu sekadar diwajibkan, tapi negara kemudian tidak menyelenggarakan fasilitas yang cukup.”
‘Catatan Masyarakat Sipil untuk Perbaikan Sektor Pendidikan’ di Rumah Belajar Indonesia Corruption Watch, Kalibata, Jakarta.






